Topik Hadits:
- Mengharap balasan dari Allah dan takut terhadap adzab-Nya.
- Shahabat yang didoakan oleh nabi termasuk golongan masuk surga tanpa hisab.
- Keutamaan puasa.
- Allah 'azza wajalla membuka pintu-pintu langit pada sepertiga malam terakhir kemudian Dia turun ke langit dunia.
- Sifat surga.
- Keutamaan pasukan pengintai atau ekspedisi militer.
- Orang yang mendapatkan satu rakaat shalat 'Ashar sebelum masuk waktu Maghrib.
- Cobaan dari Allah adalah merupakan Pahala.
- Diantara makhluk Allah yang paling pertama masuk surga.
Mengharap balasan dari Allah dan takut terhadap adzab-Nya
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنِ مُرَّةَ الْهَمْدَانِيِّ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَجِبَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَجُلَيْنِ رَجُلٍ ثَارَ عَنْ وِطَائِهِ وَلِحَافِهِ مِنْ بَيْنِ أَهْلِهِ وَحَيِّهِ إِلَى صَلَاتِهِ فَيَقُولُ رَبُّنَا أَيَا مَلَائِكَتِي انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي ثَارَ مِنْ فِرَاشِهِ وَوِطَائِهِ وَمِنْ بَيْنِ حَيِّهِ وَأَهْلِهِ إِلَى صَلَاتِهِ رَغْبَةً فِيمَا عِنْدِي وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدِي وَرَجُلٍ غَزَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَانْهَزَمُوا فَعَلِمَ مَا عَلَيْهِ مِنْ الْفِرَارِ وَمَا لَهُ فِي الرُّجُوعِ فَرَجَعَ حَتَّى أُهَرِيقَ دَمُهُ رَغْبَةً فِيمَا عِنْدِي وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدِي فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَلَائِكَتِهِ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي رَجَعَ رَغْبَةً فِيمَا عِنْدِي وَرَهْبَةً مِمَّا عِنْدِي حَتَّى أُهَرِيقَ دَمُهُ
, beliau bersabda: "Rabb kita
merasa kagum terhadap dua orang laki-laki, seorang laki-laki yang meninggalkan tempat tidur dan selimutnya di antara keluarga dan tidurnya untuk melaksanakan shalat, lalu Robb kita berfirman: Wahai para malaikatKu, lihatlah kepada hambaKu yang meninggalkan kasur dan selimutnya di antara tidur dan keluarganya untuk melaksanakan shalat karena mengharap balasan di sisiKu dan takut adzab di sisiKu. Dan seorang laki-laki yang berperang di jalan Allah
lalu pasukannya menerima kekalahan, ia mengetahui dosa lari dari medan perang dan apa yang diperoleh jika ia kembali (berperang), lalu ia kembali berperang hingga tertumpah darahnya karena mengharap balasan di sisiKu dan takut adzab di sisiKu, lalu Allah
berfirman kepada para malaikatNya: Lihatlah kepada hambaKu ia kembali berperang karena mengharap balasan di sisiKu dan takut adzab di sisiKu hingga tertumpah darahnya." (AHMAD - 3753)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
Shahabat yang didoakan oleh nabi termasuk golongan masuk surga tanpa hisab
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ قَالَ
تَحَدَّثْنَا لَيْلَةً عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَكْرَيْنَا الْحَدِيثَ ثُمَّ رَجَعْنَا إِلَى أَهْلِنَا فَلَمَّا أَصْبَحْنَا غَدَوْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ عُرِضَتْ عَلَيَّ الْأَنْبِيَاءُ بِأُمَمِهَا وَأَتْبَاعُهَا مِنْ أُمَمِهَا فَجَعَلَ النَّبِيُّ يَمُرُّ وَمَعَهُ الثَّلَاثَةُ مِنْ أُمَّتِهِ وَالنَّبِيُّ مَعَهُ الْعِصَابَةُ مِنْ أُمَّتِهِ وَالنَّبِيُّ مَعَهُ النَّفَرُ مِنْ أُمَّتِهِ وَالنَّبِيُّ مَعَهُ الرَّجُلُ مِنْ أُمَّتِهِ وَالنَّبِيُّ مَا مَعَهُ أَحَدٌ حَتَّى مَرَّ عَلَيَّ مُوسَى بْنُ عِمْرَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي كَبْكَبَةٍ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ أَعْجَبُونِي قُلْتُ يَا رَبِّ مَنْ هَؤُلَاءِ فَقَالَ هَذَا أَخُوكَ مُوسَى بْنُ عِمْرَانَ وَمَنْ مَعَهُ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ قُلْتُ يَا رَبِّ فَأَيْنَ أُمَّتِي قَالَ انْظُرْ عَنْ يَمِينِكَ فَإِذَا الظِّرَابُ ظِرَابُ مَكَّةَ قَدْ سُدَّ بِوُجُوهِ الرِّجَالِ قُلْتُ مَنْ هَؤُلَاءِ يَا رَبِّ قَالَ أُمَّتُكَ قُلْتُ رَضِيتُ رَبِّ قَالَ أَرَضِيتَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ انْظُرْ عَنْ يَسَارِكَ قَالَ فَنَظَرْتُ فَإِذَا الْأُفُقُ قَدْ سُدَّ بِوُجُوهِ الرِّجَالِ فَقَالَ رَضِيتَ قُلْتُ رَضِيتُ قِيلَ فَإِنَّ مَعَ هَؤُلَاءِ سَبْعِينَ أَلْفًا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ لَا حِسَابَ لَهُمْ فَأَنْشَأَ عُكَّاشَةُ بْنُ مِحْصَنٍ أَحَدُ بَنِي أَسَدِ بْنِ خُزَيْمَةَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ مِنْهُمْ ثُمَّ أَنْشَأُ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ سَبَقَكَ بِهَا عُكَّاشَةُ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ تَحَدَّثْنَا ذَاتَ لَيْلَةٍ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ و حَدَّثَنَا عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ قَالَ تَحَدَّثْنَا عِنْدَ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَذَكَرَهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ والْعَلَاءِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ تَحَدَّثْنَا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ حَتَّى أَكْرَيْنَا الْحَدِيثَ فَذَكَرَهُ
hingga kami mengantuk kemudian kami pulang ke rumah. Pada pagi harinya kami pergi ke rumah Rasulullah
, beliau bersabda: "Dinampakkan kepadaku para nabi beserta umat dan pengikut dari umat-umatnya, maka ada nabi yang berjalan bersama tiga orang dari umatnya, ada nabi bersama sekelompok umatnya dan nabi yang bersama beberapa orang dari umatnya serta nabi yang hanya bersama satu orang umatnya, ada pula nabi tanpa pengikut, hingga lewat di depanku Musa bin Imran
di dalam sekumpulan orang dari bani Isra'il. Ketika aku melihat mereka, mereka kagum terhadapku, aku bertanya: Wahai Rabbku, siapa mereka itu? Dia berfirman: Ia adalah saudaramu Musa bin Imran bersama orang-orang bani Isra'il. Aku bertanya: Wahai Rabbku, di manakah umatku? Dia berfirman: Lihatlah ke sebelah kananmu. Ternyata sebuah bukit yaitu bukit Makkah yang telah penuh dengan wajah-wajah manusia. Aku bertanya; Siapa mereka itu wahai Rabbku? Dia menjawab: Umatmu. Aku katakan: Aku ridla terhadap Rabbku. Dia berfirman: Apakah engkau ridla? Aku menjawab: Ya. Dia berfirman: Lihatlah ke sebelah kirimu. Beliau melanjutkan: Lalu aku pun melihatnya ternyata ufuk yang penuh dengan wajah-wajah manusia. Dia berfirman: Apakah engkau ridla? Aku menjawab: Aku ridla. Dikatakan: Sesungguhnya bersama mereka ada tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab." Maka 'Ukasyah bin Mihshan, salah seorang bani Asad bin Khuzaimah berdiri seraya berkata; Wahai Nabiyullah, berdoalah kepada Allah agar menjadikanku termasuk dari mereka. Maka beliau berdoa: "Ya Allah jadikanlah ia termasuk dari mereka." Setelah itu ada orang lain berdiri seraya berkata; Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar menjadikanku termasuk dari mereka. Beliau bersabda: "'Ukasyah telah mendahuluimu." Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab telah mengabarkan kepada kami Hisyam dari Qatadah dari Al Hasan dari Imran bin Hushain dari Abdullah bin Mas'ud berkata; pada suatu malam kami berbincang bincang, lalu dia menyebutkan maknanya. Dan telah menceritakan kepada kami Sa'id dari Qatadah dari Al Hasan dari Imran bin Hushain bahwasanya Ibnu Mas'ud berkata; kami berbincang bincang di sisi nabi
pada suatu malam, lalu dia menyebutkan maknanya. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bakar dia berkata; telah mengabarkan kepada kami Sa'id dari Qatadah dari Al Hasan dan Al A'laa' bin Ziyad dari Imran bin Hushain dari Abdullah bin Mas'ud berkata; kami berbincang bincang di sisi Rasulullah
pada suatu malam hinggga kami mengantuk, lalu ia menyebutkan hadits itu. (AHMAD - 3790)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
Keutamaan puasa
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى أَبِي حَدَّثَكُمْ عَمْرُو بْنُ مُجَمِّعٍ أَبُو الْمُنْذِرِ الْكِنْدِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ الْهَجَرِيُّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ جَعَلَ حَسَنَةَ ابْنِ آدَمَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَّا الصَّوْمَ وَالصَّوْمُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ إِفْطَارِهِ وَفَرْحَةٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
bersabda: "Sesungguhnya Allah
melipatgandakan satu kebaikan anak Adam menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat kecuali puasa. Puasa adalah untukKu dan Akulah yang membalasnya. Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan pada hari kiamat. Dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada wewangian misik. (AHMAD - 4036)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
Allah 'azza wajalla membuka pintu-pintu langit pada sepertiga malam terakhir kemudian Dia turun ke langit dunia
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى أَبِي حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ الْهَجَرِيُّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَفْتَحُ أَبْوَابَ السَّمَاءِ ثُلُثَ اللَّيْلِ الْبَاقِي ثُمَّ يَهْبِطُ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا ثُمَّ يَبْسُطُ يَدَهُ ثُمَّ يَقُولُ أَلَا عَبْدٌ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ حَتَّى يَسْطَعَ الْفَجْرُ
, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah
membuka pintu-pintu langit pada sepertiga malam terakhir kemudian Dia turun ke langit dunia, setelah itu Dia membentangkan tanganNya seraya berfirman: Tidaklah seorang hamba yang memohon kepadaKu, pasti aku akan memberinya. (hal itu berlangsung) hingga terbit fajar." (AHMAD - 4047)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
Sifat surga
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبِيدَةَ السَّلْمَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ آخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولًا الْجَنَّةَ وَآخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْ النَّارِ رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ حَبْوًا فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلْأَى فَيَقُولُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ قَدْ وَجَدْتُهَا مَلْأَى فَيَقُولُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ إِلَيْهِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلْأَى ثَلَاثًا فَيَقُولُ اذْهَبْ فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ عَشَرَةَ أَمْثَالِ الدُّنْيَا قَالَ يَقُولُ رَبِّ أَتَضْحَكُ مِنِّي وَأَنْتَ الْمَلِكُ قَالَ وَكَانَ يُقَالُ هَذَا أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً
bersabda: "Sesungguhnya penghuni surga terakhir masuk surga dan penghuni neraka terakhir keluar dari neraka adalah seorang laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak, lalu Allah
berfirman kepadanya: Pergilah engkau dan masuklah ke surga. Ia pun mendatanginya namun terlihat olehnya bahwa surga telah penuh, ia pun kembali dan berkata; Wahai Rabbku, telah aku dapati surga telah penuh. Rabbnya berfirman: Pergilah engkau dan masuklah ke surga. Ia pun mendatanginya namun terlihat olehnya bahwa surga telah penuh, ia pun kembali dan berkata; Wahai Rabbku, telah aku dapati surga telah penuh. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali, Dia pun berfirman: Pergilah engkau, sesungguhnya bagimu seperti dunia bahkan sepuluh kali sepertinya atau sepuluh seperti dunia." Beliau melanjutkan: "Ia berkata; Wahai Rabbku, apakah Engkau menertawakanku padahal Engkau adalah Raja." Beliau bersabda: "Dikatakan; Ini adalah tempat penghuni surga paling rendah." (AHMAD - 4159)Hadits Penguat: IBNU MAJAH NO - 4330.
Keutamaan pasukan pengintai atau ekspedisi militer
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ يُونُسَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا يَحْكِي عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ أَيُّمَا عَبْدٍ مِنْ عِبَادِي خَرَجَ مُجَاهِدًا فِي سَبِيلِي ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِي ضَمِنْتُ لَهُ أَنْ أُرْجِعَهُ بِمَا أَصَابَ مِنْ أَجْرٍ وَغَنِيمَةٍ وَإِنْ قَبَضْتُهُ أَنْ أَغْفِرَ لَهُ وَأَرْحَمَهُ وَأُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ
yang diriwayatkannya dari Rabbnya, Allah berfirman: "Tidaklah seorang hamba dari hamba-Ku berangkat berjihad di jalan-KU karena mengharap ridlo-KU, kecuali Aku jamin baginya untuk memulangkannya dengan membawa pahala dan ghanimah, dan jika nyawanya Aku ambil, Aku jamin mengampuninya, memberinya rahmat dan memasukkannya ke dalam surga." (AHMAD - 5705)Hadits Penguat: HADIST NASA'I NO - 3075.
Orang yang mendapatkan satu rakaat shalat 'Ashar sebelum masuk waktu Maghrib
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَلَا إِنَّمَا بَقَاؤُكُمْ فِيمَا سَلَفَ قَبْلَكُمْ مِنْ الْأُمَمِ كَمَا بَيْنَ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ أُوتِيَ أَهْلُ التَّوْرَاةِ التَّوْرَاةَ فَعَمِلُوا حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ النَّهَارُ ثُمَّ عَجَزُوا فَأُعْطُوا قِيرَاطًا قِيرَاطًا ثُمَّ أُوتِيَ أَهْلُ الْإِنْجِيلِ الْإِنْجِيلَ فَعَمِلُوا إِلَى صَلَاةِ الْعَصْرِ ثُمَّ عَجَزُوا فَأُعْطُوا قِيرَاطًا قِيرَاطًا ثُمَّ أُوتِينَا الْقُرْآنَ فَعَمِلْنَا إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ فَأُعْطِينَا قِيرَاطَيْنِ قِيرَاطَيْنِ فَقَالَ أَهْلُ الْكِتَابَيْنِ أَيْ رَبَّنَا لِمَ أَعْطَيْتَ هَؤُلَاءِ قِيرَاطَيْنِ قِيرَاطَيْنِ وَأَعْطَيْتَنَا قِيرَاطًا قِيرَاطًا وَنَحْنُ كُنَّا أَكْثَرَ عَمَلًا مِنْهُمْ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى هَلْ ظَلَمْتُكُمْ مِنْ أُجُورِكُمْ مِنْ شَيْءٍ قَالُوا لَا قَالَ فَهُوَ فَضْلِي أُوتِيهِ مَنْ أَشَاءُ
bersabda: " Keberadaan kalian dibandingkan umat-umat terdahulu seperti jarak (rentang waktu) antara Shalat Ashar hingga terbenamnya matahari. Ahlu Taurat diberikan Taurat lalu mereka beramal hingga pertengahan hari. Mereka berhenti, maka mereka diberi (ganjaran) satu qirath-satu qirath. Kemudian Ahlu Injil diberi Injil dan mereka beramal hingga masuknya waktu shalat Ashar lalu mereka tidak sanggup lagi (berhenti). Mereka diberi (ganjaran) satu qirath satu qirath. Kemudian kita diberi Al Qur`an dan beramal sampai matahari terbenam, lalu diberi (ganjaran) dua Qirath-dua Qirath. Maka Ahlu Kitab (Taurat dan Injil) pun menyatakan protes, 'Wahai Rabb kami, kenapa Engkau berikan (ganjaran) untuk mereka dua Qirath-dua Qirath sementara Engkau hanya memberi kami satu Qirath padahal amalan kami lebih banyak daripada mereka.' Allah Ta'ala menjawab: 'Apakah saya menzhalimi kalian dengan mengurangi bagian ganjaran kalian? ' mereka pun menjawab, 'Tidak.' Allah berfirman, 'Itulah keutamaanKU yang Aku berikan kepada siapa saja yang Aku kehendaki.'" (AHMAD - 5859)Hadits Penguat: BUKHARI NO - 524, 6979.
Cobaan dari Allah adalah merupakan Pahala
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنِ الْقَاسِمِ يَعْنِي ابْنَ مُخَيْمِرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ يُصَابُ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ إِلَّا أَمَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْمَلَائِكَةَ الَّذِينَ يَحْفَظُونَهُ فَقَالَ اكْتُبُوا لِعَبْدِي كُلَّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ مَا كَانَ يَعْمَلُ مِنْ خَيْرٍ مَا كَانَ فِي وِثَاقِي
, beliau bersabda: "Tidaklah seorang manusia ditimpa cobaan pada badannya kecuali Allah
akan menyuruh para malaikat yang menjaganya seraya berkata: 'Catatlah bagi hambaku ini kebajikan yang dikerjakannya selama dalam kepercayaan kepadaku sepanjang siang dan malam.'" (AHMAD - 6194)Hadits Penguat: AHMAD NO - 6574.
Diantara makhluk Allah yang paling pertama masuk surga
Dalam sebuah riwayat dikatakan:
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ حَدَّثَنِي مَعْرُوفُ بْنُ سُوَيْدٍ الْجُذَامِيُّ عَنْ أَبِي عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ العَاصِي
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ هَلْ تَدْرُونَ أَوَّلَ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ الْفُقَرَاءُ وَالْمُهَاجِرُونَ الَّذِينَ تُسَدُّ بِهِمْ الثُّغُورُ وَيُتَّقَى بِهِمْ الْمَكَارِهُ وَيَمُوتُ أَحَدُهُمْ وَحَاجَتُهُ فِي صَدْرِهِ لَا يَسْتَطِيعُ لَهَا قَضَاءً فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ مَلَائِكَتِهِ ائْتُوهُمْ فَحَيُّوهُمْ فَتَقُولُ الْمَلَائِكَةُ نَحْنُ سُكَّانُ سَمَائِكَ وَخِيرَتُكَ مِنْ خَلْقِكَ أَفَتَأْمُرُنَا أَنْ نَأْتِيَ هَؤُلَاءِ فَنُسَلِّمَ عَلَيْهِمْ قَالَ إِنَّهُمْ كَانُوا عِبَادًا يَعْبُدُونِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَتُسَدُّ بِهِمْ الثُّغُورُ وَيُتَّقَى بِهِمْ الْمَكَارِهُ وَيَمُوتُ أَحَدُهُمْ وَحَاجَتُهُ فِي صَدْرِهِ لَا يَسْتَطِيعُ لَهَا قَضَاءً قَالَ فَتَأْتِيهِمُ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ ذَلِكَ فَيَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ
{ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ }
, beliau bersabda: "Tahukah kalian diantara makhluk Allah yang paling pertama masuk surga?" Para sahabat menjawab, "Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui." Beliau bersabda: "Diantara makhluk Allah yang paling pertama kali masuk surga adalah golongan orang-orang fakir dan orang-orang yang berhijrah untuk mengisi tapal-tapal perbatasan antara kaum muslimin dan kafir, yang dengan perantara mereka malapetaka dapat dihindarkan, dan salah seorang diantara mereka wafat sedang keinginan yang masih berada di dadanya tidak dapat terlaksana, maka Allah berkata kepada salah satu dari malaikat yang dikehendakiNya: 'Datangilah mereka dan ucapkanlah selamat kepada mereka! ' Maka malaikat itu berkata: 'Kami adalah para penghuni langit dan semulia-mulianya makhlukMu, kenapa Engkau menyuruh kami untuk mendatangi mereka dan memberi salam kepada mereka? ' Allah berkata: 'Sesungguhnya mereka adalah para hamba yang beribadah kepadaKu dan tidak menyekutukanKu dengan yang lain, mereka menjaga tapal batas antara kaum muslimin dan orang kafir, dan dengan mereka pula dapat dihindarkan malapetaka, ada salah seorang dari mereka yang mati sedang dalam dadanya masih keinginannya yang tidak bisa ia penuhi.'" Beliau berkata: "Maka para malaikat itupun mendatangi mereka dan masuk dari setiap pintu yang ada (seraya mengucapkan), 'Salamun 'alaikum bima shabartum (Keselamatan atas kalian oleh karena kesabaran kalian).' Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu." (AHMAD - 6282)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو يَقُولُ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَوَّلَ ثُلَّةٍ تَدْخُلُ الْجَنَّةَ لَفُقَرَاءُ الْمُهَاجِرِينَ الَّذِينَ يُتَّقَى بِهِمْ الْمَكَارِهُ وَإِذَا أُمِرُوا سَمِعُوا وَأَطَاعُوا وَإِذَا كَانَتْ لِرَجُلٍ مِنْهُمْ حَاجَةٌ إِلَى السُّلْطَانِ لَمْ تُقْضَ لَهُ حَتَّى يَمُوتَ وَهِيَ فِي صَدْرِهِ وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَدْعُو يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْجَنَّةَ فَتَأْتِي بِزُخْرُفِهَا وَزِينَتِهَا فَيَقُولُ أَيْ عِبَادِي الَّذِينَ قَاتَلُوا فِي سَبِيلِي وَقُتِلُوا وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِي ادْخُلُوا الْجَنَّةَ فَيَدْخُلُونَهَا بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ وَذَكَرَ الْحَدِيثَ
bersabda: "Sesungguhnya kelompok manusia yang pertaman kali memasuki surga adalah kelompok Muhajirin yang sangat berhati-hati terhadap perkara makruh. Jika mereka diperintah, mereka akan mendengar dan mentaatinya. Dan jika salah seorang dari mereka memiliki hajat kepada penguasa, maka hajat itu tidak akan terpenuhi hingga sampai ia menginggal dan (hajat itu) pun masih tersimpan dalam dadanya. Dan sungguh, Allah
akan memanggil surga pada hari kiamat lalu ia pun datang dengan keindahan dan segala perhiasannya dan Allah pun berseru: 'Wahai pada hamba-hambaKu yang telah berperang di jalan-Ku, dan telah dibunuh, disakiti, dan telah berjihad di jalan-Ku, masuklah kalian ke dalam surga dengan tanpa hisab, tanpa adzab.'" Maka ia pun menyebutkan hadits. (AHMAD - 6283)Hadits Penguat: Tidak ditemukan
Bersambung Klik di sini
Musnad Hadits:
(1) Nama Lengkap : Rauh bin 'Ubadah bin Al 'Alaa'
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Muhammad
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 205 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Shaduuq
Abu Hatim Ar Rozy; Shalih
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah
Al Bazzar; tsiqah ma`mun
Ya'kub Ibnu Syaibah; Shaduuq
Alkhatib; Tsiqah
(2) Nama Lengkap : Hammad bin Salamah bin Dinar
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Salamah
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 167 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
An Nasa'i; Tsiqah
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah
Ibnu Hibban; diperselisihkan statusnya sebagai shahabat
(3) Nama Lengkap : Atha' bin As Sa'ib bin Malik
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu As Sa'ib
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 136 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar; Shaduuq
Adz Dzahabi; salah satu ahli ilmu
Al 'Ajli; syaikh
(4) Nama Lengkap : Murah bin Syarahil
Kalangan : Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Isma'il
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 76 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Sa'd; Tsiqah
Abu Hatim; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
(5) Nama Lengkap : Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib
Kalangan : Shahabat
Kuniyah : Abu 'Abdur Rahman
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 32 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Shahabat
(6) Nama Lengkap : Abdush Shamad bin 'Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Sahal
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 207 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Abu Hatim; shaduuq shalih
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Sa'd; Tsiqah
Hakim; tsiqah ma`mun
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Shaduuq
Adz Dzahabi; Hafizh
(7) Nama Lengkap : Hisyam bin Hassan
Kalangan : Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
Kuniyah : Abu 'Abdullah
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 148 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ahmad bin Hambal; shalih
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Sa'd; Tsiqah
Abu Hatim; Shaduuq
Al 'Ajli; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
Adz Dzahabi; Hafizh
(8) Nama Lengkap : Qatadah bin Da'amah bin Qatadah
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Al Khaththab
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 117 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Muhammad bin Sa'd; tsiqah ma`mun
Ibnu Hajar al 'Asqalani; tsiqah tsabat
Adz Dzahabi; Hafizh
(9) Nama Lengkap : Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Sa'id
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 110 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Al 'Ajli; Tsiqah
Muhammad bin Sa'd; tsiqah ma`mun
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hibban; Yudallis
(10) Nama Lengkap : Imran bin Hushain bin 'Ubaid bin Khalaf
Kalangan : Shahabat
Kuniyah : Abu Najid
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 52 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Shahabat
Adz Dzahabi; Shahabat
(11) Nama Lengkap : Amru bin Mujammi' bin Yazid
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu Al Mundzir
Negeri semasa hidup : -
Wafat : -
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; dla'if
Ad Daruquthni; dla'if
Ibnu 'Adi; kebanyakan haditsnya tidak bisa di perkuat
Abu Hatim Ar Rozy; dla'iful hadits
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
(12) Nama Lengkap : Ibrahim bin Muslim
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Ishaq
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : -
Komentar Ulama' Tentangnya:
Abu Hatim; laisa bi qowi
An Nasa'i; dla'if
Al Bukhari; mungkarul hadits
At Tirmidzi; dla'iful hadits
Ibnu Sa'd; dla'iful hadits
Adz Dzahabi; dla'if
(13) Nama Lengkap : Auf bin Malik bin Nadlolah
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Al Ahwash
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : -
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
Adz Dzahabi; Mereka Mentsiqahkan
(14) Nama Lengkap : Mu'awiyah bin 'Amru bin Al Mahlab
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu 'Amru
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 214 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ahmad bin Hambal; shaduuq tsiqah
Abu Hatim; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
(15) Nama Lengkap : Za'idah bin Qudamah
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu Ash Shalti
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 161 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Abu Zur'ah; Shaduuq
Abu Hatim; Tsiqah
An Nasa'i; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; tsiqah tsabat
Adz Dzahabi; tsiqah hujjah
Adz Dzahabi; Alhafidz
(16) Nama Lengkap : Al Husain bin Muhammad bin Bahram
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Ahmad
Negeri semasa hidup : Baghdad
Wafat : 213 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
(17) Nama Lengkap : Sufyan bin Sa'id bin Masruq
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu 'Abdullah
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 161 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Malik bin anas; Tsiqah
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Hibban; Termasuk dari para huffad mutqin
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah Hafidz Faqih
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Abid
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Imam
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Hujjah
Adz Dzahabi; Imam
(18) Nama Lengkap : Manshur bin Al Mu'tamir
Kalangan : Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
Kuniyah : Abu 'Ittab
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 132 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Al 'Ajli; tsiqah tsabat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; tsiqah tsabat
Abu Hatim; Tsiqah
Ibnu Sa'd; tsiqah ma`mun
(19) Nama Lengkap : Ibrahim bin Yazid bin Qays
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu 'Imrah
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 96 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
(20) Nama Lengkap : Abidah bin 'Amru
Kalangan : Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu 'Amru
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : 74 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Adz Dzahabi; salah seorang imam
Ibnu Hajar; tsabat
Al 'Ajli; Tsiqah
(21) Nama Lengkap : Yunus bin 'Ubaid bin Dinar
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu 'Ubaid
Negeri semasa hidup : Bashrah
Wafat : 139 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Sa'd; Tsiqah
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
An Nasa'i; Tsiqah
Ahmad bin Hambal; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; tsiqah tsabat fadlil wara'
(22) Nama Lengkap : Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail
Kalangan : Shahabat
Kuniyah : Abu 'Abdur Rahman
Negeri semasa hidup : Madinah
Wafat : 73 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar Al Atsqalani; Shahabat
Adz Dzahabi; Shahabat
(23) Nama Lengkap : Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Yusuf
Negeri semasa hidup : Baghdad
Wafat : 208 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Abu Hatim; Shaduuq
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Sa'd; tsiqah ma`mun
Ibnu Hajar al 'Asqalani; tsiqah fadlil
Adz Dzahabi; hujjah wara'
(24) Nama Lengkap : Ibrahim bin Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Ishaq
Negeri semasa hidup : Madinah
Wafat : 185 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ahmad bin Hambal; Tsiqah
Abu Hatim; Tsiqah
Adz Dzahabi; Seorang ulama besar
(25) Nama Lengkap : Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu Bakar
Negeri semasa hidup : Madinah
Wafat : 124 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar al 'Asqalani; faqih hafidz mutqin
Adz Dzahabi; seorang tokoh
(26) Nama Lengkap : Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu 'Umar
Negeri semasa hidup : Madinah
Wafat : 106 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsabat 'Abid Fadil
Ibnu Hajar al 'Asqalani; salah Satu Ahli fikih yg tujuh
(27) Nama Lengkap : Ishaq bin Yusuf bin Mirdas/span>
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Muhammad
Negeri semasa hidup : Hait
Wafat : 195 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Al Bazzar; Tsiqah
Abu Hatim; shalihul hadits
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
(28) Nama Lengkap : Alqamah bin Martsad
Kalangan : Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
Kuniyah : Abu Al Harits
Negeri semasa hidup : Kufah
Wafat : -
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar; Tsiqah
Adz Dzahabi; Tsiqah
Ahmad bin Hambal; Tsiqah
An Nasa'i; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
(29) Nama Lengkap : Al Qasim bin Mukhaimarah
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu 'Urwah
Negeri semasa hidup : Syam
Wafat : 100 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Abu Hatim; Tsiqah
Al 'Ajli; Tsiqah
Ibnu Kharasy; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
(30) Nama Lengkap : Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il
Kalangan : Shahabat
Kuniyah : Abu Muhammad
Negeri semasa hidup : Maru
Wafat : 63 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hajar Al Atsqalani; Shahabat
Adz Dzahabi; Shahabat
(31) Nama Lengkap : Abdullah bin Yazid
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu 'Abdur Rahman
Negeri semasa hidup : -
Wafat : 100 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Al 'Ajli; tsiqah
Adz Dzahabi; Tsiqah
Ibnu Hajar; Tsiqah
(32) Nama Lengkap : Sa'id bin Miqlash Abi Ayyub
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu Yahya
Negeri semasa hidup : Maru
Wafat : 161 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
An Nasa'i; Tsiqah
Ahmad bin Hambal; la ba`sa bih
Muhammad bin Sa'd; Tsiqah Tsabat
Abu Hatim Ar Rozy; la ba`sa bih
(33) Nama Lengkap : Ma'ruf bin Suwaid
Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu Salamah
Negeri semasa hidup : Maru
Wafat : -
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani; maqbul
Adz Dzahabi; Tsiqah
(34) Nama Lengkap : Huyyay bin Yu'min bin Jubail
Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
Kuniyah : Abu 'Isyanah
Negeri semasa hidup : Maru
Wafat : 118 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ahmad bin Hambal; Tsiqah
Ya'qub bin sufyan; Tsiqah
Abu Hatim Ar Rozy; shalihul hadits
Ibnu Hibban; mentsiqahkannya
(35) Nama Lengkap : Al Hasan bin Musa
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
Kuniyah : Abu 'Ali
Negeri semasa hidup : Jazirah
Wafat : 209 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Ibnu Hibban; disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Yahya bin Ma'in; Tsiqah
Ibnu Madini; Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani; Tsiqah
Adz Dzahabi; Tsiqah
(36) Nama Lengkap : Abdullah bin Lahi'ah
Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan tua
Kuniyah : Abu 'Abdur Rahman
Negeri semasa hidup : Maru
Wafat : 174 H
Komentar Ulama' Tentangnya:
Abu Zur'ah; la yadlbuth
Muhammad bin Sa'd; dla'if
Hakim; dzahibul hadits
Ibnu Hajar; Shaduuq
Adz Dzahabi; dla'if
. . . . . . . . .
Back to The Title



Tidak ada komentar:
Posting Komentar