حيات الدنيا حيات قليلة فلا تلغ حياة أبدية

Kamis, 16 Juni 2016

Tafsir Jalalain Terjemah Surat 'Abasa ayat 1 sampai dengan 15


Tafsir Jalalain Terjemah Surat 'Abasa ayat 1 sampai dengan 15

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


===========================


{ عبس } النبي : كلح وجهه { وتولى } أعرض لأجل

1. (Dia telah bermuka masam) yakni Nabi Muhammad telah bermuka masam (dan berpaling) yaitu memalingkan mukanya karena,

{ أن جاءه الأعمى } عبدالله بن أم مكتوم فقطعه عما هو مشغول به ممن يرجو إسلامه من أشراف قريش الذين هم حريص على إسلامهم ولم يدر الأعمى أنه مشغول بذلك فناداه : علمني مما علمك الله فانصرف النبي صلى الله عليه و سلم إلى بيته فعوتب في ذلك بما نزل في هذه السورة فكان بعد ذلك يقول له إذا جاء : [ مرحبا بمن عاتبني فيه ربي ] ويبسط له رداءه

2. (telah datang seorang buta kepadanya) yaitu Abdullah bin Umi Maktum. Nabi tidak melayaninya karena pada saat itu ia sedang sibuk menghadapi orang-orang yang diharapkan untuk dapat masuk Islam, mereka terdiri dari orang-orang terhormat kabilah Quraisy, dan ia sangat menginginkan mereka masuk Islam. Sedangkan orang yang buta itu atau Abdullah bin Umi Maktum tidak mengetahui kesibukan Nabi pada waktu itu, karena ia buta. Maka Abdullah bin Umi Maktum langsung menghadap dan berseru, "Ajarkanlah kepadaku apa-apa yang telah Allah ajarkan kepadamu." Akan tetapi Nabi pergi berpaling darinya menuju ke rumah, maka turunlah wahyu yang menegur sikapnya itu, yaitu sebagaimana yang disebutkan dalam surat ini. Nabi setelah itu, apabila datang Abdullah bin Umi Maktum berkunjung kepadanya, beliau selalu mengatakan, "Selamat datang orang yang menyebabkan Rabbku menegurku karenanya," lalu beliau menghamparkan kain serbannya sebagai tempat duduk Abdullah bin Umi Maktum.

{ وما يدريك } يعلمك { لعله يزكى } فيه إدغم التاء في الأصل في الزاي أي يتطهر من الذنوب بما يمسع منك

3. (Tahukah kamu) artinya, mengertikah kamu (barangkali ia ingin membersihkan dirinya) dari dosa-dosa setelah mendengar dari kamu; lafal Yazzakkaa bentuk asalnya adalah Yatazakkaa, kemudian huruf Ta diidgamkan kepada huruf Za sehingga jadilah Yazzakkaa.

{ أو يذكر } فيه إدغام التاء في الأصل في الذال أي يتعظ { فتنفعه الذكرى } العظة المسموعة منك وفي قراءة بنصب تنفعه جواب الترجي

4. (Atau dia ingin mendapatkan pelajaran) lafal Yadzdzakkaru bentuk asalnya adalah Yatadzakkaru, kemudian huruf Ta diidgamkan kepada huruf Dzal sehingga jadilah Yadzdzakkaru, artinya mengambil pelajaran dan nasihat (lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya) atau nasihat yang telah didengarnya dari kamu bermanfaat bagi dirinya. Menurut suatu qiraat lafal Fatanfa'ahu dibaca Fatanfa'uhu, yaitu dibaca Nashab karena menjadi Jawab dari Tarajji atau lafal La'allahuu tadi.

{ أما من استغنى } بالمال

5. (Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup) karena memiliki harta.

{ فأنت له تصدى } وفي قراءة بتشديد الصاد بإدغام التاء الثانية في الأصل فيها : تقبل وتتعرض

6. (Maka kamu melayaninya) atau menerima dan mengajukan tawaranmu; menurut suatu qiraat lafal Tashaddaa dibaca Tashshaddaa yang bentuk asalnya adalah Tatashaddaa, kemudian huruf Ta kedua diidghamkan kepada huruf Shad, sehingga jadilah Tashshaddaa.

{ وما عليك أن لا يزكى } يؤمن

7. (Padahal tidak ada celaan atasmu kalau dia tidak membersihkan diri) yakni orang yang serba berkecukupan itu tidak beriman.

{ وأما من جاءك يسعى } حال من فاعل جاء

8. (Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera) lafal Yas'aa berkedudukan sebagai Haal atau kata keterangan keadaan bagi Fa'il atau subjek yang terkandung di dalam lafal Jaa-a.

{ وهو يخشى } الله حال من فاعل يسعى وهو الأعمى

9. (Sedangkan ia takut) kepada Allah ; lafal Yakhsyaa menjadi Haal dari fa'il yang terdapat di dalam lafal Yas'aa, yang dimaksud adalah si orang buta itu atau Abdullah bin Umi Maktum.

{ فأنت عنه تلهى } فيه حذف التاء الأخرى في الأصل أي تتشاغل

10. (Maka kamu mengabaikannya) artinya, tiada memperhatikannya sama sekali; lafal Talahhaa asalnya Tatalahhaa, kemudian salah satu dari kedua huruf Ta dibuang, sehingga jadilah Talahhaa.

{ كلا } لا تفعل مثل ذلك { إنها } أي السورة أو الآيات { تذكرة } عظة للخلق

11. (Sekali-kali jangan) berbuat demikian, yakni janganlah kamu berbuat hal yang serupa lagi. (Sesungguhnya hal ini) maksudnya, surat ini atau ayat-ayat ini (adalah suatu peringatan) suatu pelajaran bagi makhluk semuanya.

{ فمن شاء ذكره } حفظ ذلك فاتعظ به

12. (Maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya) atau tentu ia menghafalnya kemudian menjadikannya sebagai nasihat bagi dirinya.

{ في صحف } خبر ثان لأنها وما قبله اعتراض { مكرمة } عند الله

13. (Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.

{ مرفوعة } في السماء { مطهرة } منزهة عن مس الشياطين

14. (Yang ditinggikan) di langit (lagi disucikan) dari sentuhan setan.

{ بأيدي سفرة } كتبة ينسخونها من اللوح المحفوظ

15. (Di tangan para penulis) yakni malaikat-malaikat yang menukilnya dari Lohmahfuz.

BERSAMBUNG




Back to The Title

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top